Miyeokguk, makanan tradisional khas Korea

12 March 2019

Ada hal yang menarik yang saya temui selama masa kunjungan kami seminggu ini ke Korea. Nyaris di setiap acara makan, selain Kimchi, kami juga menemukan makanan khas Korea lain yang tidak kalah enaknya, yaitu Miyeokguk. Miyeokguk ini adalah guk (sup) yang bahan utamanya miyeok (rumput laut yang sudah kering dan berwarna kecoklatan), yaitu berupa sup rumput laut yang bahan utamanya selain rumput laut adalah kaldu tulang sapi dan kecap (id.m.wikipedia.org). Bila rasa Kimchi terasa asam menyengat di lidah, maka rasa Miyeokguk ini sungguh lezat dan menyegarkan. Berbeda dengan Kimchi yang sering saya lewatkan setiap makan, maka Miyeokguk ini selalu menjadi menu utama saya setiap makan dengan nasi sebagai hidangan pendamping.
Orang Korea dikenal sangat menyukai sup. Mungkin karena udara negaranya yang dingin sehingga semangkuk sup panas tentu akan membantu mereka menghangatkan tubuh, atau mungkin juga karena kebiasaan makan sehat mereka yang suka makan sayur-sayuran.

Menurut tradisi, orang Korea menyajikan sup rumput laut kepada ibu yang baru melahirkan karena dipercaya miyeok dapat memperbanyak asi. Sup rumput laut ini juga dijadikan hidangan setelah melahirkan karena memiliki banyak manfaat kesehatan dan juga dipercaya dapat menenangkan perut. Sup rumput laut sehat untuk tubuh karena mengandung vitamin K yang tinggi sehingga berguna terhadap percepatan proses pembekuan darah. Sup ini juga kaya akan yodium dan kalsium yang berguna untuk menjaga tulang dan gigi agar tetap kuat sehingga membuat sup ini menjadi salah satu sup sehat rendah kalori. Selain itu, rumput laut merupakan sumber serat, omega, vitamin B1 & B3. Rumput laut juga mengandung algiant yang adalah serat alami untuk membantu pencernaan dan mengurangi penyerapan lemak serta membantu tubuh merasa kenyang lebih cepat dan mencegah makan berlebihan (http://style.tribunnews.com/2017/09/17/resep-suprumput-laut-santapan-bergizi-dari-korea-untuk-anak-kos-yang-nggak-suka-ribet ).
Pada zaman dahulu, ayah mertua yang menunggu cucunya lahir akan membeli sendiri miyeok yang berukuran panjang dan lebar di pasar. Supaya tidak remuk, miyeok dibawa pulang di punggung diikat tali jerami. Tali jerami dipercaya dapat mengusir arwah jahat. Mereka percaya, jika miyeok remuk atau patah, si ibu akan kesusahan saat melahirkan. (id.m.wikipedia.org). Rumput laut juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang banyak, seperti regulasi metabolism, pemurnian darah, menyembuhkan sembelit, detoksifikasi, anti karsinogen, anti penuaan, dan lain lain. (http.m.dreamers.id)
Di Korea Selatan, ada kepercayaan bahwa sup rumput laut ini tidak dapat dimakan tanpa ada acara tertentu seperti ulang tahun atau melahirkan. Ketika warga Korea Selatan sedang berulang tahun, maka di pagi hari diberikan sup rumput laut sebagai sarapan untuk merayakan hari pentingnya. Tapi sepertinya kepercayaan ini mulai berubah. Kami setiap hari bisa bebas menyantap masakan ini di hotel tanpa harus ada seseorang yang berulang tahun. Barangkali karena manfaat kesehatannya yang sangat banyak sehingga dirasa perlu untuk memakan sup ini setiap hari.
Di beberapa restoran yang saya kunjungi, terkadang saya temukan tidak hanya rumput laut saja yang ada dalam sup ini, tapi juga masih ada tetelan tetelan daging sapi sehingga menambah kelezatan masakan ini. Tentu, sebelum makan, kami cek dulu kehalalannya. Bagi anda yang berada jauh di negeri ginseng ini tentu bisa membuat sup rumput laut sendiri. Apalagi bagi kita yang tinggal di Indonesia tidaklah sulit untuk menemukan rumput laut. Bentuk negara kepulauan membuat Indonesia memiliki banyak daerah penghasil rumput laut.Berbagai resep membuat sup rumput laut ini bisa anda temukan dengan mudah di internet. Silakan mencoba dan rasakan sendiri sensasi kelezatan dan manfaatnya….

Oleh : Neneng Iswachyuni
Peserta Short Course Fun Learning, Understanding, and Supporting Development in Early Childhood Education, Seoul National University of Education, March 2019.

Berguru Ke Negeri Jiran

Malaysia merupakan negara yang letak teritorialnya paling dekat dengan Indonesia di antara negara-negara lain di Asia Tenggara. Malaysia bahkan berbagi

Lapor Beri Kami Penilaian WhatsApp