Kolaborasi dan Sinergi Fasilitator Sekolah Penggerak PPPPTK TK dan PLB

5 March 2022

Sabtu (5/3) PPPPTK TK dan PLB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fasilitator Sekolah Penggerak di 3 lokasi; Hotel Grand Paragon (Gajah Mada, Jakarta), Hotel Novotel (Mangga Dua, Jakarta), dan Hotel Mercure (Ancol, Jakarta).  Pemilihan tiga lokasi merupakan upaya menjaga protokol kesehatan mengingat angka penyebaran Covid-19 masih terus bertambah. Moda blended yaitu tatap muka dan daring (dalam jaringan) menggunakan ruang zoom digunakan untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi.

 

Sasaran kegiatan Rakor dan Penandatanganan PKS Fasilitator Sekolah Penggerak pada Program Sekolah Penggerak Angkatan 2 Tahun 2022 ini adalah 272 orang Fasilitator Sekolah Penggerak yang berasal dari 6 Provinsi, yaitu Jawa Barat, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, dan Banten, yang semuanya berada di Wilayah koordinasi PPPPTK TK dan PLB.

 

“Program Sekolah Penggerak membutuhkan nafas panjang, perlu energi yang kuat dan bertahan lama. Kalau ibarat orang berlari, ini bukan lari sprint (jarak pendek) tapi lari marathon. Karena program ini dilaksanakan 3 tahun, jadi perlu ketangguhan, resiliance Bapak/Ibu (red:fasilitator) harus kuat,” ujar Dr. Praptono, M.Ed., Direktur Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbudristek, dalam arahannya ketika membuka kegiatan.

 

Ungkapan selamat bergabung kepada para fasilitator juga disampaikan Kepala PPPPTK TK dan PLB dalam pembukaan kegiatan. “Selamat bergabung dan berkolaborasi serta bersinergi bersama kami untuk mengawal kerangka sekolah penggerak. Ini merupakan episode ke-7 dari program Merdeka Belajar,” ungkap Drs. Abu Khaer, M.Pd., kepada seluruh peserta di tiga hotel berbeda yang terhubung melalui ruang zoom. Beliau juga mengingatkan bahwa dalam merdeka belajar, juga mengusung semangat budaya inklusif. Pada kesempatan tersebut, beliau memperkenalkan beberapa produk karya anak-anak berkebutuhan khusus yang bertalenta khusus, seperti batik, dan kopiah yang dikenakannya pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi terhadap karya inklusif.

 

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 4 sampai dengan 6 Maret 2022 ini bertujuan untuk mendapatkan acuan kepada seluruh pihak dalam melaksanakan kerja sama pelaksanaan pendampingan implementasi program sekolah penggerak pada satuan pendidikan pelaksana program sekolah penggerak. Pada acara ini juga diberikan materi pendampingan kepada para fasilitator dalam upaya memperjelas dan mempermudah pelaksanaan tugas mereka dalam pendampingan implementasi program sekolah penggerak pada satuan Pendidikan pelaksana program sekolah penggerak.

 

Seluruh peserta menyimak setiap materi yang disampaikan dengan baik dan kegiatan berlangsung lancar sampai akhir. Fasilitator yang pada Angkatan PSP ke-1 disebut pelatih ahli, pada akhir kegiatan menandatangani komitmen berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS). Beberapa peserta yang tidak bisa hadir di lokasi karena sedang menjalankan isolasi mandiri pun menyimak melalui moda daring yang disediakan panitia. Sukses Sekolah Penggerak untuk wujudkan Indonesia maju yang  berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila! *** JMN

Lokakarya Pengawas Sekolah: Komunitas Praktisi PSP Angkatan 2

Lokakarya Pengawas Sekolah: Komunitas Praktisi PSP Angkatan 2

BBGP Jabar (26/10) selenggarakan Lokakarya Pengawas Sekolah: Komunitas Praktisi Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 2. Lokakarya ini dilaksanakan di 15

Cerita Sekolah Penggerak

“Kami lulus seleksi Program Sekolah Penggerak pada tahun 2021. Awalnya kami masih sangat meraba-raba terkait menyusun KOSP karena pelatihan waktu

Peluang dan Dampak Nyata Program Beasiswa Non-Gelar Micro Credential Melalui Dana LPDP Ditjen GTK

Peluang dan Dampak Nyata Program Beasiswa Non-Gelar Micro Credential Melalui Dana LPDP Ditjen GTK

  Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) kembali menyelenggarakan webinar SAPA GTK yang saat ini memasuki episode 19,

Lapor Beri Kami Penilaian WhatsApp